masukkan script iklan disini
Arusdaerahnews.com - Pekanbaru, --
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus bergerak cepat mengatasi persoalan banjir yang kerap mengintai saat musim penghujan. Tak main-main, pengerjaan infrastruktur drainase kini digeber secara masif dari pinggiran hingga pusat kota, bahkan hingga mengarahkan pekerja untuk siaga pagi, siang, dan malam.
Salah satu fokus utama yang tengah dikejar adalah pembangunan saluran air di Jalan Embun Pagi, Kecamatan Marpoyan Damai. Pembangunan ini menjadi angin segar bagi warga setempat yang selama ini terbiasa berteman dengan genangan tiap kali hujan turun.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa pengerjaan di Jalan Embun Pagi merupakan bentuk respons cepat atas jeritan masyarakat. Saluran baru ini nantinya akan tersambung langsung dengan drainase Jalan Cengkeh menuju aliran anak Sungai Sail.
"Ini tindak lanjut dari laporan warga yang mengeluhkan banjir akibat drainase tak berfungsi. Alhamdulillah, prosesnya sudah berjalan dan kita kerjakan maraton dari pagi, siang, sampai malam. Harapannya saat musim hujan tiba, air bisa langsung mengalir lancar ke anak Sungai Sail," ujar Agung.
Agung menambahkan, Pemko berkomitmen menyelesaikan titik-titik rawan banjir secara berangsur dan mengajak masyarakat untuk ikut merawat infrastruktur yang sudah dibangun.
Ternyata, aksi cepat di Jalan Embun Pagi hanyalah bagian kecil dari strategi besar penanganan banjir Kota Pekanbaru. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru turut mengoptimalkan pengerukan dan perluasan dimensi drainase serta anak sungai di berbagai wilayah rawan.
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah memperbesar kapasitas tampung air agar tidak ada lagi saluran yang melimpah ke jalan raya saat curah hujan tinggi.
Beberapa titik prioritas yang kini tengah dikerjakan secara intensif meliputi: Jalan Darma Bakti (Kecamatan Payung Sekaki), Pembangunan dan perluasan saluran drainase sepanjang 1,2 kilometer pada titik-titik penyumbang genangan utama, Jalan Suka Karya (Kecamatan Tuah Madani): Pembangunan drainase baru sepanjang 700 meter dan Jalan Jenderal Sudirman: Normalisasi drainase tepat di depan RS Awal Bros serta Kawasan Arengka & Jalan Paus: Pengoptimalan dan pembersihan alur air (normalisasi).
"Pembangunan drainase di Jalan Darma Bakti difokuskan pada titik-titik yang belum tersambung. Kami juga tingkatkan volumenya dengan membuat drainase yang jauh lebih besar dari sebelumnya," terang Edward.
Dengan kombinasi kerja cepat di tingkat tapak dan perbaikan sistemik pada saluran-saluran utama ini, Pemko Pekanbaru optimistis risiko banjir dapat ditekan secara signifikan saat puncak musim hujan tiba.(ADV/ )




