-->
Arus Daerah News

Berita Ter - Update dan Terpopuler

  • Jelajahi

    Copyright © Arus Daerah News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Idhul Adha DPRD Rohil, 2025

    Iklan Idhul Adha DPRD Rohil, 2025
    DPRD Rohil

    Iklan RAMADHAN BPKAD ROHIL 2024

    Iklan DPRD Rohil Ucapan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Bustami Dan Jhony Charles Sebagai Bupat5

    Iklan DPRD Rohil Ucapan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Bustami Dan Jhony  Charles Sebagai Bupat5
    Iklan DPRD Rohil Ucapan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Bustami Dan Jhony Charles sebagai Bupati dan wakil Bupati Rohil 2025 - 2039

    Iklan DPRD Rohil HUT Rohil ke - 25

    div class="separator" style="clear: both;">

    Stop hoaks Rohil

    Stop hoaks Rohil
    Rohil

    Iklan Pemkab Rohil

    Iklan Pemkab Rohil
    Karhutla
    div class="separator" style="clear: both;">

    Halaman

    Bupati Pelalawan Hadiri Pertemuan Forkopimda Se Provinsi Riau Bersama PT. Agrinas Palma Nusantara (Persero)

    Arus Daerah News
    Jumat, 27 Februari 2026, Februari 27, 2026 WIB Last Updated 2026-02-27T04:24:22Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Rarusdaerahnews.com Pekanbaru – 
    Bupati Pelalawan menghadiri pertemuan Forkopimda se-Provinsi Riau bersama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) di Balai Serindit, Pekanbaru, Selasa (24/2/2026).

    Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Plt Gubernur Riau (Gubrin) SF Hariyanto, dan dihadiri Direktur Operasional PT Agrinas Palma Nusantara Mayjen TNI Purn Cucu Sumantri, serta kepala daerah dan unsur Forkopimda se-Riau.

    Dalam Beragamnya, SF Hariyanto menyampaikan bahwa pertemuan ini diadakan untuk membahas masalah strategi terkait pengelolaan kebun sitaan negara yang ditugaskan kepada PT Agrinas Palma Nusantara di Provinsi Riau.

    Gubri menegaskan, pengelolaan kebun sitaan memiliki kompleksitas hukum dan sosial sehingga memerlukan ketegasan, disiplin, dan tanggung jawab. “Pemerintah Provinsi Riau mendukung kebijakan pemerintah sepanjang melaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan dan tidak menimbulkan permasalahan baru di pusat masyarakat. Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain kepastian status kawasan lahan sitaan yang masih dikelola dan dipanen, mekanisme pengelolaan termasuk skema kerja sama operasional (KSO), jaminan kemitraan dengan masyarakat sekitar, jaminan kewajiban perpajakan sektor perkebunan, serta stabilitas sosial dan ketenagakerjaan pada masa transisi.” Jelasnya.

    Sementara itu, Bupati Pelalawan H. Zukri, SM.,MM menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah pusat, Satgas PKH, dan PT. Agrinas Palma Nusantara dalam penataan kebun sawit bermasalah demi kepentingan negara dan kesejahteraan masyarakat.

    “Pada prinsipnya kami mendukung kebijakan pemerintah pusat. Namun yang penting, jangan sampai menimbulkan kesan negatif, konflik, atau persoalan baru di daerah.” tegasnya.

    Bupati menekankan pentingnya koordinasi dengan Forkopimda Kabupaten serta inventarisasi yang cermat dalam memilah lahan milik korporasi dan lahan milik masyarakat. Menurutnya, konflik sempat terjadi akibat belum terpilahnya lahan perusahaan dan lahan masyarakat saat proses pengambilalihan.

    Bupati juga mengungkapkan adanya laporan terkait skema KSO di sejumlah titik di Pelalawan yang perlu dilakukan secara akurat agar tidak merugikan masyarakat kecil. Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak akan berpihak kecuali kepada kepentingan rakyat.

    “Kalau urusannya tanah rakyat, kami tidak mungkin meninggalkan rakyat. Inventarisasi harus jelas, mana lahan perusahaan dan mana lahan masyarakat. Itu bisa dibuktikan.” katanya.

    Selain itu, Bupati menyoroti kondisi kebun sawit sitaan yang rata-rata berusia 25–30 tahun dengan produktivitas yang cenderung menurun. Ia mengingatkan, jika tidak dikelola secara profesional dan optimal, kondisi tersebut berpotensi menurunkan produksi CPO dan berdampak pada devisa negara.

    “Pemerintah Kabupaten Pelalawan siap memberikan dukungan penuh agar pengelolaan aset negara berjalan baik, profesional, serta tetap menjaga stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat.” Tutupnya.(Jh)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini