masukkan script iklan disini
Rohil -arusdaerahnews.com - Peningkatan partisipasi bakal calon penghulu dalam menghadapi Pemilihan Penghulu (Pilpeng) Serentak Tahap I Tahun 2026 mulai terlihat melalui keikutsertaan mereka pada tahapan Pembekalan Adat Melayu yang diselenggarakan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hilir.
Tahapan tersebut menjadi salah satu persyaratan penting bagi bakal calon untuk memperoleh Warkah Adat, yang menjadi dokumen pendukung dalam proses pencalonan sekaligus memperkuat pemahaman calon pemimpin terhadap nilai-nilai adat Melayu sebagai landasan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kepenghuluan.
Sepanjang Jumat hingga Sabtu, 10–11 Juli 2026, sedikitnya empat bakal calon penghulu dari wilayah berbeda mendatangi Sekretariat LAMR Rokan Hilir di Kawasan Perkantoran Batu Enam, Bagansiapiapi, guna mendaftarkan diri sebagai peserta pembekalan tersebut.
Mereka adalah Muhammad Ali, bakal calon Penghulu Kepenghuluan Pasir Putih Utara, Kecamatan Balai Jaya, Marhod Dasopang, bakal calon Penghulu Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu, Almanzal, bakal calon Penghulu Kepenghuluan Perkebunan Siarang Arang, Kecamatan Pujud, serta Norman, bakal calon Penghulu Kepenghuluan Teluk Bano I, Kecamatan Bangko Pusako.
Keikutsertaan mereka dalam Pembekalan Adat Melayu tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan persyaratan administratif, tetapi juga menjadi representasi komitmen untuk menghadirkan kepemimpinan yang berpijak pada nilai-nilai budaya Melayu, tata kelola pemerintahan yang baik, serta orientasi pembangunan yang berkelanjutan.
Muhammad Ali, yang datang mengenakan pakaian adat Melayu lengkap dengan tanjak, menyampaikan bahwa seluruh tahapan Pilpeng akan diikutinya sebagai bentuk kesungguhan untuk mengabdikan diri membangun Kepenghuluan Pasir Putih Utara.
Menurutnya, wilayah yang saat ini masih berada dalam kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN V memerlukan perhatian serius agar memiliki ruang pengembangan yang lebih luas bagi kepentingan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa apabila memperoleh amanah dari masyarakat, dirinya akan berupaya memperjuangkan perluasan wilayah kepenghuluan melalui koordinasi dengan DPRD Kabupaten Rokan Hilir sehingga pembangunan dapat berjalan lebih optimal.
"Kami memasang niat yang baik untuk memajukan dan mengembangkan Pasir Putih Utara. Kami akan berupaya bersama DPRD agar wilayah kepenghuluan ini dapat berkembang sehingga pembangunan bagi masyarakat dapat dilaksanakan secara lebih maksimal," ujarnya.
Muhammad Ali juga berharap dukungan seluruh masyarakat Pasir Putih Utara yang berjumlah sekitar 1.200 jiwa agar cita-cita mewujudkan kepenghuluan yang lebih maju dapat direalisasikan melalui kepemimpinan yang amanah.( )




