-->
Arus Daerah News

Berita Ter - Update dan Terpopuler

  • Jelajahi

    Copyright © Arus Daerah News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Idhul Adha DPRD Rohil, 2025

    Iklan Idhul Adha DPRD Rohil, 2025
    DPRD Rohil

    Iklan RAMADHAN BPKAD ROHIL 2024

    Iklan DPRD Rohil Ucapan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Bustami Dan Jhony Charles Sebagai Bupat5

    Iklan DPRD Rohil Ucapan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Bustami Dan Jhony  Charles Sebagai Bupat5
    Iklan DPRD Rohil Ucapan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Bustami Dan Jhony Charles sebagai Bupati dan wakil Bupati Rohil 2025 - 2039

    Iklan DPRD Rohil HUT Rohil ke - 25

    div class="separator" style="clear: both;">

    Stop hoaks Rohil

    Stop hoaks Rohil
    Rohil

    Iklan Pemkab Rohil

    Iklan Pemkab Rohil
    Karhutla
    div class="separator" style="clear: both;">

    Halaman

    Menjaga Kepercayaan Warga, Begini Cara Hanafiah Anggota DPRD Kampar Mendekatkan Diri Ke Masyarakat

    Arus Daerah News
    Jumat, 29 Mei 2026, Mei 29, 2026 WIB Last Updated 2026-06-02T13:30:17Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Menjaga Kepercayaan Warga, Begini Cara Hanafiah Anggota DPRD Kampar Mendekatkan Diri Ke Masyarakat

    Arusdaerahnews.com - Kampar – 
    Riuh pembangunan sering kali identik dengan proyek-proyek besar, jalan lebar, atau gedung megah yang mudah terlihat mata. Namun, bagi Anggota DPRD Kabupaten Kampar Hanafiah, pembangunan justru bisa dimulai dari sesuatu yang sederhana, dekat dengan masyarakat, dan langsung menyentuh kebutuhan sehari-hari warga desa.

    Hal itu tampak pada Jumat (29/5/2026), saat pembangunan pagar Masjid Al-Munawaroh di Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, menjadi perhatian masyarakat setempat. Melalui dana aspirasi yang dimilikinya sebagai anggota legislatif, Hanafiah mendorong pembangunan fasilitas penunjang rumah ibadah yang selama ini diharapkan masyarakat.

    Bagi sebagian orang, pagar masjid mungkin terlihat sebagai pembangunan biasa. Akan tetapi, di Desa Danau Lancang, keberadaan pagar memiliki makna lebih luas, menciptakan rasa aman, memperindah lingkungan rumah ibadah, sekaligus mempertegas fungsi masjid sebagai pusat kehidupan sosial masyarakat.


    Di banyak desa, rumah ibadah masih menjadi pusat aktivitas sosial yang paling aktif. Tidak hanya digunakan untuk salat berjamaah, masjid juga menjadi tempat berlangsungnya pengajian, pendidikan Al Quran, hingga berbagai kegiatan sosial masyarakat.

    Karena itu, menurut Hanafiah, pembangunan fasilitas masjid tidak bisa dipandang semata-mata sebagai pembangunan fisik. Ada dimensi sosial yang ikut dijaga ketika rumah ibadah dibangun lebih baik dan nyaman bagi masyarakat.

    “Kalau masjid nyaman, masyarakat juga semakin semangat datang dan memakmurkan masjid. Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi bagaimana menjaga kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

    Di Desa Danau Lancang, pembangunan pagar masjid tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Salah seorang petugas masjid, Bambang Suhartono, mengatakan masyarakat bersyukur karena kebutuhan yang selama ini diharapkan akhirnya dapat direalisasikan.

    Menurut Bambang, kondisi lingkungan masjid sebelumnya masih terbuka sehingga memerlukan penataan yang lebih baik. Selain untuk keamanan, pagar juga membuat area masjid terlihat lebih rapi dan nyaman.

    “Alhamdulillah masyarakat senang. Ini memang kebutuhan kami sejak lama karena aktivitas di masjid cukup ramai,” kata Bambang.

    Ia menilai perhatian terhadap fasilitas rumah ibadah menjadi hal penting, terutama di desa-desa yang masih memiliki keterbatasan anggaran pembangunan secara swadaya.

    Bagi Hanafiah, pembangunan seperti itu merupakan bagian dari tanggung jawab moral seorang wakil rakyat kepada masyarakat yang telah memberikan amanah politik. Ia menegaskan, politik seharusnya tidak berhenti pada kontestasi pemilu, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata yang bisa dirasakan masyarakat.

    Pendekatan pembangunan berbasis aspirasi itulah yang menurutnya perlu terus dijaga. Sebab, kepercayaan masyarakat terhadap wakil rakyat sering kali dibangun dari hal-hal konkret yang hadir langsung di lingkungan mereka.

    Di tengah dinamika politik daerah yang terus bergerak, langkah sederhana membangun pagar masjid di sebuah desa mungkin tidak menjadi sorotan besar. Namun, bagi masyarakat Desa Danau Lancang, pembangunan itu menjadi tanda bahwa suara mereka masih didengar.(Adv)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini