masukkan script iklan disini
Secara Proaktif Pemkab Kampar Integrasikan Program Pengendalian Inflasi Daerah Dengan Pengawasan Obat dan Makanan Serta Percepatan Sertifikasi Halal
Arusdaerahnews.com - Bangkinang – Pemkab Kampar tegaskan komitmen untuk perkuat stabilitas ekonomi di daerah serta menjamin perlindungan konsumen. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., di sela memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Nasional secara virtual dari Ruang Media Center, Gedung Asisten II Setda Kampar, pad hari Senin (18/5).
Rakor melalui Zoom meeting yang dipimpin oleh Menfagri RI, Tito Karnavian, dan diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia. Di Kabupaten Kampar, agenda rutin ini dirangkaikan secara strategis dengan pembahasan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Pengawasan Obat dan Makanan (POM) serta Sosialisasi Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya konsistensi seluruh kepala daerah dalam memantau harga komoditas pokok di pasar guna menekan laju inflasi secara nasional. Menanggapi arahan pusat, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menginstruksikan jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk bergerak cepat di lapangan.
"Saya minta seluruh OPD teknis dan TPID tidak lengah. Lakukan pemantauan harga pasar secara berkala, terutama komoditas pemicu inflasi," tegas Ahmad Yuzar di hadapan peserta rapat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar secara proaktif mengintegrasikan program pengendalian inflasi daerah dengan pengawasan obat dan makanan serta percepatan sertifikasi halal. Langkah ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga bahan pokok, melindungi konsumen, dan meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Langkah Pemkab Kampar dalam pengawasan obat dan makanan ini diperkuat oleh rekam jejak tata kelola daerah yang prima. Kabupaten Kampar baru-baru ini berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten dengan Kinerja Terbaik dalam Pengelolaan DAK Non-Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) POM dari Balai Besar POM.
Melalui integrasi program pengawasan pangan sehat dan percepatan sertifikasi halal ini, Pemkab Kampar optimistis dapat memberikan perlindungan maksimal bagi konsumen sekaligus mendorong produk UMKM lokal agar naik kelas dan berdaya saing tinggi.
Dalam rapat ini Bupati juga di dampingi oleh Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Muhammad, M.Si., Kepala BPS Kabupaten Kampar Ir. Rozalinda, ME., serta para kepala OPD di lingkungan Pemkab Kampar. (Adv Pemkab Kampar)




