
Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Kepolisian Daerah Riau dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap mobilitas dan perekonomian masyarakat desa, khususnya di wilayah terpencil dan perbatasan.
Bupati Kampar menyampaikan apresiasi atas dukungan Polri melalui program Presisi yang tidak hanya berfokus pada keamanan, namun juga berperan aktif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, keberadaan jembatan ini akan menjadi akses vital bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk transportasi hasil pertanian, pendidikan, dan layanan kesehatan.
“Pemerintah Kabupaten Kampar menyambut baik dan mengapresiasi pembangunan jembatan ini. Sinergi antara Polri dan pemerintah daerah seperti ini sangat dibutuhkan untuk percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Kampar.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Presisi Polri ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus bentuk kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Peninjauan tersebut juga diisi dengan dialog bersama masyarakat setempat untuk menyerap aspirasi serta memastikan pembangunan jembatan berjalan sesuai perencanaan dan tepat sasaran.
Dengan adanya Jembatan Presisi Polri ini, diharapkan konektivitas antar wilayah di Kecamatan XIII Koto Kampar semakin lancar dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Lubuk Agung dan sekitarnya.
Turut mendampingi Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan. S, Para Kepala OPD terkait , Camat XIII Koto Kampar, Kades Lubuk Agung, serta Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta undangan lain yang berkesempatan hadir.(Diskominfo Kampar /ysh)




