-->
Arus Daerah News

Berita Ter - Update dan Terpopuler

Iklan Idhul Adha DPRD Rohil, 2025

Iklan Idhul Adha DPRD Rohil, 2025
DPRD Rohil

Iklan RAMADHAN BPKAD ROHIL 2024

Iklan DPRD Rohil Ucapan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Bustami Dan Jhony Charles Sebagai Bupat5

Iklan DPRD Rohil Ucapan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Bustami Dan Jhony  Charles Sebagai Bupat5
Iklan DPRD Rohil Ucapan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Bustami Dan Jhony Charles sebagai Bupati dan wakil Bupati Rohil 2025 - 2039

Iklan DPRD Rohil HUT Rohil ke - 25

div class="separator" style="clear: both;">

Stop hoaks Rohil

Stop hoaks Rohil
Rohil

Iklan Pemkab Rohil

Iklan Pemkab Rohil
Karhutla
div class="separator" style="clear: both;">

Halaman

Kapolresta Pekanbaru Pimpin Rapat Koordinasi Antisipasi Karhutla

Arus Daerah News
Jumat, 26 Juli 2024, Juli 26, 2024 WIB Last Updated 2024-07-26T01:15:17Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Arusdaerahnews.com - Pekanbaru - Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, memimpin Rapat Koordinasi untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Riau yang digelar di Aula Kiambang Polresta Pekanbaru, Kamis (25/07/2024) pagi.

Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut perintah atasan guna memastikan koordinasi solid dalam penanggulangan karhutla di Provinsi Riau, khususnya di Pekanbaru.

Kombes Pol Jeki menyampaikan bahwa terdapat beberapa titik hotspot yang menjadi perhatian utama di Riau, seperti di Meranti, Rohil, dan Inhu. Dia juga menyoroti kondisi cuaca panas di daerah Rumbai, Payung Sekaki, dan Bukit Raya yang meningkatkan urgensi untuk tetap waspada terhadap potensi karhutla.

"Dalam menghadapi puncak musim panas yang diprediksi BMKG pada bulan Agustus 2024, langkah-langkah antisipasi di daerah rawan harus disiapkan secara matang. Pentingnya penegakan hukum juga ditekankan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan akibat kelalaian atau kesengajaan," kata Kombes Jeki.

Dalam rapat tersebut, Kabagops Polresta Pekanbaru, Kompol Novaldi, juga menyampaikan data terbaru terkait penurunan signifikan kasus karhutla dari tahun sebelumnya. 

BPBD Kota Pekanbaru juga menunjukkan kesiapsiagaannya dengan menyiapkan segala perlengkapan dan strategi aksi dalam tim terpadu untuk menghadapi potensi bencana karhutla.

Kepala BMKG Kota Pekanbaru memberikan gambaran tentang prediksi cuaca dan memperlihatkan bahwa musim kemarau diperkirakan akan berlangsung hingga Oktober, dengan puncaknya pada bulan Agustus 2024. 

Sementara itu, Basarnas Kota Pekanbaru menguatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi karhutla dengan mendukung rencana pelatihan bersama untuk meningkatkan koordinasi antarinstansi.

Rapat ini mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga keamanan lingkungan dan sumber daya alam di Kota Pekanbaru. Langkah-langkah konkret telah dipersiapkan untuk menghadapi tantangan musim kemarau yang semakin berat, memastikan kesiapsiagaan maksimal dalam menghadapi ancaman karhutla.
( JHarianja )
Komentar

Tampilkan

Terkini